Rekomendasi Film Horror Holywood bulan Agustus

Anda penggemar film horror? Jika ya ada satu film yang direkomendasikan yaitu Scary Stories to Tell in the Dark. Film Amerika Serikat ini sejatinya adalah adaptasi dari novel horror best seller karya Albert Schwartz yang juga berjudu sama.

Film ini memasang actor-actor muda sebagai pemainnya termasuk  Zoe Margaret yang terlalu populer di tanah air. Zoe diketahui baru bermain sekali di film Annie (2014) yang tayang di bioskop-bioskop Indonesia. Lalu apa yang membuat film Scary Stories to Tell in the Dark ini direkomendasikan?

Synopsis film Scary Stories to Tell in the Dark

Cerita horror ini mengisahkan upaya Stella (Zoe), Chuck (Austin) dan Auggy (Gabriel), untuk melakukan prank kepada Tommy (Austin Abrams). Tommy yang kesal luar biasa lalu mengejar Stella dan geng-nya hingga ke lokasi bioskop mobil.

Ketiganya lalu bersembunyi di dalam mobil milik Ramon (Michael), tapi Tommy berhasil menemukan mereka. Para remaja ini kemudian kabur memasuki rumah tua yang tak berpenghuni lebih dari 100 tahun lalu.

Rumah ini sebelumnya dimiliki keluarga Bellows yang mempunyai anak perempuan bernama Sarah (Kathleen). Sarah digosipkan mempunyai penyakit aneh hingga sering membahayakan para tetangganya. Putri keluarga Bellows ini akhirnya menjadi tahanan rumah dengan dipenjara di sebuah kamar gelap.

Stella yang ingin tahun dengan cerita kehidupan gadis malang tersebut lalu mengambil sebuah buku dari kamar isolasi Sarah. Tak disangka buku tersebut ternyata menjadi awal dari terror yang menimpa orang-orang di sekitar Stella.

Mereka satu demi satu menghilang, dimulai dari Tommy yang pernah dikerjainya tiba-tiba ditemukan tewas dalam kondisi menjadi orang-orangan sawah setelah pulang dalam kondisi mabuk.

Konsep Scary Stories to Tell in the Dark dapat dibilang sangat cocok bagi Anda yang menggemari cerita horror yang luar biasa seram, dimana mimpi buruk dapat menjadi kenyataan. Coba bayangkan bila suatu kejadian menyeramkan yang pernah Anda dengar tiba-tiba terjadi di hidup Anda.

Bukan film horror biasa yang alurnya gampang ditebak, konsep inilah yang membedakan Scary Stories to Tell in the Dark dari cerita tetang sekelompok remaja yang tak sengaja memasuki rumah tua angker dan tewas mengerikan satu per satu.

Bisa dikatakan bahwa ada metode spesifik dalam plot cerita film ini untuk mematikan satu per satu karakternya. Ada benang merah yang berkaitan dengan cara para karakter itu terbunuh yaitu ketakutan mereka yang menjadi kenyataan. Ini karena mereka telah berani berbuat iseng di rumah tersebut.

Selain jalan ceritanya yang seru, pesan film ini adalah orang dapat mengekspresikan ketakutannya dengan cara yang berlainan. Mulai dari histeris, ada yang menyembunyikannya hingga kondisi memaksanya untuk melawan, ketakutan yang terbawa ke dalam mimpi, curhat ke orang lain, hingga menampilkan kesan sok kuat dan melampiaskannya dengan kemarahan.

Film bergenre horror ini juga sangat anak muda karena dikemas sangat trendy dan para karakternya (Stella, Tommy, Auggy, dan Ramon) dibawakan oleh actor-aktor remaja. Meski kental nuansa kasual namun film horror ini tetap membuat jantung berdebar saat menyaksikannya.

Hantu-hantu yang digambarkan di sini juga tak seluruhnya menakutkan, contohnya setan berwajah wanita bertubuh gendut yang sebenarnya terlihat lucu. Tapi ternyata ada yang ketakutan setengah mati pada sosok tersebut. Inilah sesungguhnya rasa takut, yang sifatnya relative pada tiap-tiap orang.

Film Scary Stories to Tell in the Dark

Pemain:

 Zoe Margaret Colletti

 Michael Garza

Gabriel Rush,

Dean Norris

Austin Abrams

Kathleen Pollard

Natalie Ganzhorn

Austin Zajur

Posted in FILM | Tagged | Leave a comment

Deretan Film Bertema Dokumenter Band Terbaik

Para penggemar band music, apalagi fans berat, rasanya memang tak terpuaskan dengan menyaksikan idola mereka beraksi di atas panggung. Kehidupan sehari-hari mereka kerap menimbulkan rasa ingin tahu dan mungkin inilah alasannya film documenter yang mengisahkan kejadian di balik panggung-panggung konser adalah impian yang terwujud bagipara penggemar. Nah, inilah beberapa band dan musisi legendaries yang perjalanan karir dan kisah hidupnya dituangkan di layar lebar.

Rekomendasi film documenter musisi dan grup music

Di antara daftar berikut mungkin ada musisi atau grup band yang Anda idolakan.

1. Tupac: Resurrection (2003)

Film ini merupakan bentuk apresiasi kepada mendiang musisi Tupack Amaru Shakur yang meregang nyawa karena dibunuh di tahun 1996. Film documenter ini menggambarkan dengan cukup berimbang kehidupan personal musisi ini serta dunia music hip hop yang membuatnya populer. Tak sekedar film komersial belaka, film ini sukses masuk nominasi sebagai film dokomenter terbaik di ajang Oscar pada tahun tersebut.

2. Metallica: Some Kind of Monster (2004)

Inilah salah satu band paling diidolakan di dunia music metal. Band yang gayanya banyak ditiru oleh para musisi metal ini juga pernah merilis film dokumenter di tahun 2004. Metallica: Some Kind of Monster (2004) mengangkat kisah perjalanan karier Metallica selama 3 tahun, yaitu dari 2001 hingga 2003 serta proses produksi album St. Anger.

Sayangnya bagi para personilnya film ini kurang memuaskan karena turut mempublikasikan saat-saat sulit band tersebut. Kabarnya di tahun ini Metallica juga kembali merilis film tentang pertunjukan band ini yang dikombinasikan dengan alunan orkestra yang berjudul Metallica and San Francisco Symphony: S&M². 

3. U.S. vs. John Lennon (2006)

John Lennon hingga saat ini mungkin dapat dibilang musisi paling dikenal di dunia. Musisi yang juga dikenal cinta perdamaian ini memang mempunyai daya tarik paling besar dibandingkan anggota The Beatles lainnya. Film berlatar tahun 60 sampai 70-an ini akan mengisahkan awal kariernya sebagai musisi.

4. Cobain: Montage of Heck (2015)

Kurt Cobain mengejutkan dunia music saat memutuskan mengakhiri hidupnya di usia 27 tahun, saat kariernya tengah berada di puncak. Film Cobain: Montage of Heck menggambarkan bagaimana musisi jenius namun didera depresi itu menjalani hidupnya sedari belia. Lahir dan besar dalam keluarga broken home mungkin membuat luka batinnya sulit disembuhkan hingga mengambil keputusan yang tragis tersebut.

5. Oasis: Supersonic (2016)

Band asal Inggris yang dapat dibilang legenda pada masanya ini membuat para penggemar di seluruh dunia patah hati luar biasa saat memutuskan untuk menyudahi karier music bersama mereka. Film ini mungkin bisa menjadi pengobat rindu bagi para fans. Oasis: Supersonic menceritakan dengan begitu detail mulai dari awal bergabungnya para anggota hingga berhasil meraih kesuksesan di tahun 90-an.

Salah satu band besar dari Inggris pada masanya. Film perjalanan band Oasis yang engupas detil-detil tentang terbentuknya band ini hingga sukses di era ’90-an. Demi menghasilkan film yang otentik banyak pihak telah diwawancarai mulai dari para anggota band hingga para mantan kru di belakang panggung.

6. Coldplay: A Head Full of Dreams (2018)

Film ini dapat dibilang digarap dengan cukup baik oleh sutradara Mat Whitecross. Film documenter ini mengisahkan perjalanan band Coldplay mulai perjuangannya untuk memasuki industry music hingga menjadi salah satu band dengan lagu-lagu yang hits di seluruh dunia.

7. BTS (2018-2019)

Band asal Korea ini ternyata telah merilis 3 film documenter yang menggambarkan perjalanan karier dan kehidupan mereka mulai tahun 2018 hingga 2019. Film-film tersebut adalah, BTS: Burn the Stage, BRING THE SOUL: The Movie, dan BTS World Tour: Love Yourself in Seoul. Tak hanya gemerlapnya panggung konser, di sini para fans juga dapat menyaksikan sisi lain kehidupan pribadi masing-masing personil dari kelompok musik penggemarnya tersebar di berbagai negara. Film ini juga menunjukkan bagaimana keputusan untuk break sementara dari dunia hiburan akhirnya diambil.

Posted in FILM | Tagged | Leave a comment

Sekilas film Bumi Manusia

Bagi para penggemar sastra tanah air tentu saja novel karya Pramoedya Ananta Tour adalah referensi wajib. Siapa sangka salah satu karya terbaik sastrawan legendaries yang satu ini diangkat ke layar lebar di tahun 2019 ini. Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, Film ini memasang actor dan aktris tanah air yang populer, mulai dari para senior seperti Donny Damara, Ine Febriyanti, kemudian ada pul Ayu Laksmi, hingga para artis muda Iqbal Ramadhan dan Mawar Eva de Jongh.

Pada masa penjajahn Belanda, selain kondisi sulit di dalam negeri saat rakya Indonesia menjadi pelayan di tanah kelahirannya, tercipta pula cara-cara hidup yang tak selalu disetujui oleh semua orang, salah satunya tentang keberadaan para Nyai, atau gundik orang Belanda.

Perkenalan antara Minke (Iqbaal Ramadhan) dan Annelies (Mawar De Jongh) memang romantis pada awalnya, namun kemudian kisah cinta mereka harus menghadapi banyak tantangan. Pasangan berbeda status social tersebut hidup di masa dimana perspektif orang lain atau masyarakat begitu diutamakan.

Orang terdekat Minke bahkan memandang begitu rendah status Nyai, selir orang Belanda sama halnya dengan binatang dan tinggal bersama mereka adalah hal yang menjijikkan. Namun, Minke yang berpendidikan justru merasa kagum kepada Nyai Ontosoroh, Ibu Annelies, kekasihnya.

Berbeda dengan orang lain pada umumnya, Minke percaya ada hal-hal terpuji yang seharusnya dapat membuat orang melihat sosok Nyai dengan lebih positif. Tentu saja ini bukanlah berita baik bagi keluarga Minke.

Tantangan percintaan kedua remaja ini semakin berat saat Nyai Ontosoroh berjuang untuk menuntut hak-haknya pada pengadilan feudal. Betapa diri serta keturunannya menjadi orang yang terbuang, tak mendapat pengakuan di kalangan orang-orang Belanda, serta dikucilkan dan dihujat oleh sebangsanya sendiri.

Novel yang brilian ini mengangkat kisah tentang perjuangan akan status social. Minke yang akhirnya menikahi Annelies adalah seorang pribumi, tak peduli setinggi apa pun pendidikannya, dia harus tetap berjuang mendapatkan persamaan hak bagi dirinya, keadilan bagi Nyai Ontosoroh, mertuanya, serta membuat orang-orang Belanda itu memandang bangsanya dengan setara.

Tentang para pemain Film Bumi Manusia

Walaupun Iqbaal boleh jadi menjadi magnet bagi para penonton gadis-gadis remaja yang masih terpesona oleh gombalan Dilan, namun yang sesungguhnya mencuri perhatian di sini adalah acting Sha Ine Febriyanti sebagai Nyai Ontosoroh.  Dapat dibilang aktris yang dikenal sebagai pemain teater ini begitu piawai menjadi wanita Jawa yang tengah berada pada masa-masa sulit fase kehidupannya.

Lembut dan keras di waktu yang bersamaan dan mempunyai keberanian yang lebih dibandingkan para wanita di sekitarnya. Keberanian untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai manusia, dan terutama sebagai wanita. Ine bisa begitu kuat membawakan karakter si Nyai, bahkan tanpa kata, tergambar dari sorot matanya penonton bisa jatuh iba kepada sosok tersebut.

Set desain film

Memang Bumi Manusia bukanlah karya terbaik Hanung Bramantyo, namun tentang set desain film ini dapat dibilang luar biasa. Sekuat tenaga dia mencoba merealisasikan buah pikirannya untuk menghasilkan rancangan set yang cukup nyata. Dari segi penggunaan warna, misalnya, nuansa vintage sangat kental pada film ini ditambah atmosfer colonial yangsangat kuat.

Hanung juga bisa begitu detail menggambarkan alat transportasi, kebiasaan masyarakat, lokasi, hingga hal-hal “sepele” seperti bahasa tubuh para actor sangat terasa membawa kehidupan masa lalu ke layar lebar. Semua berpadu serasi dengan gaya sinematografi khas garapan sutradara kawakan ini.

Posted in FILM | Tagged | Leave a comment

Perpindahan Tempat POPNAS dan Pertimbangannya

POPNAS merupakan singkatan dari Pekan Olahraga Pelajar Nasional. Pada Oktober tahun 2019 ini kabarnya Papua sebagai tuan rumah telah mengundurkan diri. Alasannya yaitu karena ada rasa khawatir para peserta lomba keamanan dan kenyamanannya terganggu. Penolakan langsung diungkapkan oleh Alex Kapisa, selaku Plt Kepala Dispora Provinsi Papua. Mendengar hal itu, pejabat kabupaten bernama John Wempi Wetipo merasa sangat kecewa  dan sedih.

Bupati Jayawijaya yang bernama Wempi ini, menanggapi persoalan mundurnya Papua sebagai tuan rumah POPNAS. Menurutnya alasan penolakannya itu sangat tidak rasional sekali. Padahal kenyataan kini area sana masyarakatnya juga bebas beraktifitas. Kabarnya permohonan dibatalkannya pelasanaan ini disana telah diinformasikan oleh pemerintah setempat , kepada semua kepala dispora senusatara dari sabang sampai merauke.

Rencana Pelaksanaan POPNAS

Pelaksanaan POPNAS serta PAPERNAS awalnya rencananya akan dilakukan saat bulan Oktober tahun dua ribu sembilan belas di Papua tepatnya area kota Jayapura. Hal tersebut tertuang dalam surat keputusan mentri pemuda dan olahraga. Sedangkan tak lama kemudian munculah edaran tertulis yang menyatakan bahwa ada permohonan pemindahan tempat lomba. Adapun nomer suratnya yaitu 426.3/9676/SET, dikeluarkan langsung doleh Lukas Enembe selaku gubernur Papua.

Pertimbangan POPNAS di Papua

Rencana diadakannya POPNAS di Papua, semakin mendekati hari pelaksanaan tuan rumah justru banyak mempertimbangkan suatu hal. Diantaranya yaitu disana sedang tidak aman, serta suasananya belum kondisional. Sebab baru saja terjadi demo secara besar dan banyak orang yang mengikuti, karena masalah yang berhubungan dengan Malang dan Surabaya.

Selain itu sudah ada 6 prediksi masalah yang akan timbul jika POPNAS tetap diadakan di Papua. Beberapa penyebabnya antara lain ada factor keamanan, kenyamanan, kekhawatiran, dan kondisi para atlit se Indonesia. Padahal perlombaan ini akan menjadi uji coba venue pesert pada tahun 2020 mengenai PEPARPENAS XVI  dan PON XX.

Persiapan POPNAS Belum Memadai

Persiapan pelaksanaan POPNAS memang sudah berjalan, namun pihak pemerintah Jayapura masih merasa itu semua belum memadai. Bahkan kulaitas fasilitasnya juga kurang bagus dan menjamin. Ketersediaan alat menjadi suatu masalah utama, untuk perlombaan padahal dari cabang olahraga ada Technical deligate.

Kendala tersebut sangat membuat tidak kondusif pertandingan POPNAS dan PEPARPENAS nantinya. Berjalannya waktu yang semakin dekat, membuat pemerintah provinsi Papua tidak menginjinkan untuk diselenggarakan disana. Dalam catatan surat pun tertulis, bahwa mereka belum siap untuk menjadi tuan rumah tahun 2019 ini.

Perpindahan Tempat Penyelenggaraan POPNAS  disetujui KEMENPORA

Permohonan pengunduran diri pemerintah provinsi Papua, untuk tidak dijadikan tuan rumah POPNAS dan PEPAPERNAS, telah disetujui oleh KEMENPORA. Kini tim panitia sedang memilih daerah pengganti untuk perlombaan tersebut. Adanya pembatalan ketidak sanggupan pemerintah disana,membuat timbul suatu konsekuensi. Adapun itu karena waktunya juga sangat mendesak.

Selain itu juga para pemain tentu juga akan merasa persiapannya belum matang, karena tidak terjadwal sesuai rencananya.Mundurnya tuan rumah Papua, telah dikomunkasikan kepada Plt Kadispora Papua selama satu minggu. Dikarenakan masih ada kejadian demonstrasi seketika. Akan tetapi perlu diketahui bahwa pemindahan tempat POPNAS dan PEPAPERNAS, bukan berarti acara akan dibatalkan begitu saja. Ajang pertandingan ini tetap berjalan harapannya.

Rencananya kalau Papua tidak jadi tuan rumah POPNAS, maka DKI Jakarta nantinya akan ditunjuk untuk menggantikannya. Namun menunggu keputusan resminya dahulu, apakah disetujui atautidak. Sayangnya ternyata sudah banyak tiket untuk menyaksikan pertandingan ini, tetapi kesiapan dan kesanggupan masih belum fix.

Posted in olahraga | Leave a comment

Cristiano Ronaldo Mengenalkan Rumah Masa Kecilnya

Siapa yang tak kenal dengan Cristiano Ronaldo, dia merupakan atlit sepak bola terkenal di dunia. Konon sewaktu masih kecil kehidupannya tergolong miskin, serba kekurangan, dan sangat sederhana sekali bersama ibunya. Kini olahragawan tersebut mencoba mengenalkan kepada anaknya mengenai tempat tinggalnya yang dulu. Tujuannya agar buah hatinya tidak menjadi orang yang sombong, memiliki sifat yang rendah hati.

Rumahnya Cristiano Ronaldo sewaktu kecil berbeda jauh dari sekarang. Maka tak heran jika anaknya sangat terkejut, dan tidak percaya mengenai tempat tinggal ayahnya di masa lampau. Sebab kini sudah menjadi kaya raya, karena berhasil meraih prstasi ranah dunia bidang sepak bola. Terlebih lagi saat tahun 2015 bulan Januari, kabarnya telaah memenangkan ajang FIFA Ballon D’Or di Swiss. Belum lagi kemenangan dalam pertandingan lainnya, jika dihitung tergolong banyak.

Asal Usul Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldoadalah atlit sepak bola dari Portugal, lahir di Pulau Madeira. Akan tetapi ketika masih berusia dua belas tahun, saat tahun 1997 tempat tinggalnya pindah ke daerah Libson. Adapun nama orangtuanya adalah Jose Dinis Aveiro dan Maria Dolores dos Santos Aveiro. Serta mempunyai 3 kakak, dimana 2 perempuan bernama Liliana Catia, dan Elma. Serta satunya laki-laki yang biasa dipanggil dengan Hugo.

Agama yang dianut Cristiano Ronaldoyaitu Katolik. Asal buyutnya dari Cape Verde, dan beliau bernama Isabel da Piedade. Sejak dilahirkan konon atlit tersebut kehidupannya serba kekurangan, dan miskin. Kamarnya digunakan untuk bersama dengan kakaknya, serta beli mainan pun tidak pernah. Di saat usia empat belas tahun, dirinya sudah mulai menggeluti bidang sepak bola, dan ibunya juga sangat mendukungnya.

Anak Cristiano Ronaldo Heran dengan Rumahnya yang Dahulu

Ketika di bawa ke rumahnya semasa kecil, anak Cristiano Ronaldo sangat heran sekali. Serta berkali-kali menannyakan apakah benar itu rumahmu yang dahulu, kepada ayahnya. Salah satu tujuan dirinya mengenalkan tempat tinggalnya yang dahulu adalah supaya buah hatinya kelak mempunyai sifat rajin, dan mau bekerja keras agar cita-citanya kelak tercapai. Dengan kehidupan mewah yang sekarang, juga mengingatkan ahar anaknya tetap rendah hati, tidak angkuh kepada oranglain.

Cristiano Ronaldo Ingin Anaknya Memiliki Sifat Rendah Hati

Cristiano Ronaldo sengaja mengenalkan kepada anaknya mengenai kisah masa kecilnya, bahwa dahulu hidupnya sangat sederhana sekali. Maksud utamanya agar anaknya rendah hati, dan tidak suka merendahkan orang lain. Harus mengetahui betapa pentingnya suatu pengorbanan, dan usaha dengan maksimal. Penduduk asli dipemukimannya pun menyambutnya dengan sangat ramah, hal tersebut membuatnya sangat tersentuh hatinya.

Jenjang Karir Cristiano Ronaldo

Atlit kelahiran 5 Februari 1985 ini, jenjang karirnya tergolong sangat melejit. Diusianya yang menginjak ke tiga puluh empat tahun ini, prestasinya sudah cukup mujur, dan banyak sekali.  Cristiano Ronaldo di kalangan masyarakat dikenal dengan nomor punggung angka tujuhnya atau CR7. Dari awal bergabung dengan Manchester United, karirnya semakin meningkat sebab teknik bermain sepak blanya sangat bagus. Ditambah ketika di Sporting Lisboa, hingga sekarang tentu orang di seluruh dunia taka sing dengan namanya.

Dahulu ketika Cristiano Ronaldo saat masih bergabung di Manchester United memakai nomer punggung 7, setelah Raul Gonzalez keluar dari klub. Dimana angka tersebut sebelumnya David Beckham, Eric Cantona, Johnny Berry, Bryan Robson, George Best, dan Steve Coppell. Sejak tahun 2008 atlit terkenal ini sudah meraih banyak prestasi.

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment