Deretan Film Bertema Dokumenter Band Terbaik

Para penggemar band music, apalagi fans berat, rasanya memang tak terpuaskan dengan menyaksikan idola mereka beraksi di atas panggung. Kehidupan sehari-hari mereka kerap menimbulkan rasa ingin tahu dan mungkin inilah alasannya film documenter yang mengisahkan kejadian di balik panggung-panggung konser adalah impian yang terwujud bagipara penggemar. Nah, inilah beberapa band dan musisi legendaries yang perjalanan karir dan kisah hidupnya dituangkan di layar lebar.

Rekomendasi film documenter musisi dan grup music

Di antara daftar berikut mungkin ada musisi atau grup band yang Anda idolakan.

1. Tupac: Resurrection (2003)

Film ini merupakan bentuk apresiasi kepada mendiang musisi Tupack Amaru Shakur yang meregang nyawa karena dibunuh di tahun 1996. Film documenter ini menggambarkan dengan cukup berimbang kehidupan personal musisi ini serta dunia music hip hop yang membuatnya populer. Tak sekedar film komersial belaka, film ini sukses masuk nominasi sebagai film dokomenter terbaik di ajang Oscar pada tahun tersebut.

2. Metallica: Some Kind of Monster (2004)

Inilah salah satu band paling diidolakan di dunia music metal. Band yang gayanya banyak ditiru oleh para musisi metal ini juga pernah merilis film dokumenter di tahun 2004. Metallica: Some Kind of Monster (2004) mengangkat kisah perjalanan karier Metallica selama 3 tahun, yaitu dari 2001 hingga 2003 serta proses produksi album St. Anger.

Sayangnya bagi para personilnya film ini kurang memuaskan karena turut mempublikasikan saat-saat sulit band tersebut. Kabarnya di tahun ini Metallica juga kembali merilis film tentang pertunjukan band ini yang dikombinasikan dengan alunan orkestra yang berjudul Metallica and San Francisco Symphony: S&M². 

3. U.S. vs. John Lennon (2006)

John Lennon hingga saat ini mungkin dapat dibilang musisi paling dikenal di dunia. Musisi yang juga dikenal cinta perdamaian ini memang mempunyai daya tarik paling besar dibandingkan anggota The Beatles lainnya. Film berlatar tahun 60 sampai 70-an ini akan mengisahkan awal kariernya sebagai musisi.

4. Cobain: Montage of Heck (2015)

Kurt Cobain mengejutkan dunia music saat memutuskan mengakhiri hidupnya di usia 27 tahun, saat kariernya tengah berada di puncak. Film Cobain: Montage of Heck menggambarkan bagaimana musisi jenius namun didera depresi itu menjalani hidupnya sedari belia. Lahir dan besar dalam keluarga broken home mungkin membuat luka batinnya sulit disembuhkan hingga mengambil keputusan yang tragis tersebut.

5. Oasis: Supersonic (2016)

Band asal Inggris yang dapat dibilang legenda pada masanya ini membuat para penggemar di seluruh dunia patah hati luar biasa saat memutuskan untuk menyudahi karier music bersama mereka. Film ini mungkin bisa menjadi pengobat rindu bagi para fans. Oasis: Supersonic menceritakan dengan begitu detail mulai dari awal bergabungnya para anggota hingga berhasil meraih kesuksesan di tahun 90-an.

Salah satu band besar dari Inggris pada masanya. Film perjalanan band Oasis yang engupas detil-detil tentang terbentuknya band ini hingga sukses di era ’90-an. Demi menghasilkan film yang otentik banyak pihak telah diwawancarai mulai dari para anggota band hingga para mantan kru di belakang panggung.

6. Coldplay: A Head Full of Dreams (2018)

Film ini dapat dibilang digarap dengan cukup baik oleh sutradara Mat Whitecross. Film documenter ini mengisahkan perjalanan band Coldplay mulai perjuangannya untuk memasuki industry music hingga menjadi salah satu band dengan lagu-lagu yang hits di seluruh dunia.

7. BTS (2018-2019)

Band asal Korea ini ternyata telah merilis 3 film documenter yang menggambarkan perjalanan karier dan kehidupan mereka mulai tahun 2018 hingga 2019. Film-film tersebut adalah, BTS: Burn the Stage, BRING THE SOUL: The Movie, dan BTS World Tour: Love Yourself in Seoul. Tak hanya gemerlapnya panggung konser, di sini para fans juga dapat menyaksikan sisi lain kehidupan pribadi masing-masing personil dari kelompok musik penggemarnya tersebar di berbagai negara. Film ini juga menunjukkan bagaimana keputusan untuk break sementara dari dunia hiburan akhirnya diambil.

This entry was posted in FILM and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *